Kabar terbaru

Bantulah hari ini karena besok mungkin Anda yang membutuhkan lebih banyak bantuan!

Friday, 20 March 2026

Pelatihan Wirausaha Perempuan di Lombok Tengah

Berbagai program pelatihan wirausaha bagi perempuan di Lombok Tengah saat ini tersedia melalui inisiatif pemerintah lokal, organisasi komunitas, hingga sektor swasta. Fokus utama pelatihan ini adalah pemberdayaan ekonomi keluarga melalui peningkatan keterampilan teknis dan digital.

Berikut adalah beberapa sumber dan program pelatihan wirausaha perempuan di Lombok Tengah:

1. Program Pemerintah & Organisasi Lokal

  • Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lombok Tengah: Rutin mengadakan Seminar Kewirausahaan dan Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga untuk memperkuat peran ekonomi perempuan dalam keluarga. DWP NTB juga aktif membina kelompok ekonomi kreatif di wilayah Lombok Tengah melalui pelatihan langsung.
  • Dinas Koperasi dan UMKM: Sering mengadakan pelatihan teknis seperti pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan bisnis modern bagi UMKM perempuan agar bisa naik kelas.
  • Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Disnakertrans) NTB: Memiliki program khusus bagi mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya agar modal yang dimiliki dapat dikelola menjadi usaha mandiri (program dari "Migran jadi Juragan"). 

2. Komunitas & Lembaga Pendampingan

  • Lombok Womanpreneur Club (LWC): Komunitas ini sangat aktif memberikan pelatihan soft skill bisnis dan pendampingan komprehensif bagi perempuan di wilayah Lombok, termasuk akses ke jejaring pasar.
  • Program Pro Women: Inisiatif dari organisasi seperti Rumah Energi dan PLUS (Platform Usaha Sosial) yang menyediakan inkubasi bisnis bagi pengusaha perempuan dengan fokus pada energi terbarukan dan usaha sosial.
  • Srikandi PLN (Womenpreneur Empowerment): Program tanggung jawab sosial yang memberikan pelatihan keterampilan berwirausaha bagi perempuan di sekitar wilayah operasional NTB. 

3. Pelatihan Berbasis Sektor Khusus

  • Ekonomi Kreatif & Kerajinan: Pelatihan pengolahan bahan lokal (seperti minuman herbal jahe/kunyit) agar memiliki nilai jual lebih tinggi dan dikelola secara profesional.
  • Digitalisasi UMKM: Program seperti Go Digital ASEAN membantu pengusaha perempuan kecil untuk masuk ke ekosistem digital agar jangkauan pasar lebih luas.